Harga Jual Tak Sesuai Harapan, Petani Harap Gubernur YSK Bantu Stabilkan Harga Jual Minyak Nilam

SULUT4318 Dilihat

Sulut, TI – Nilam (Pogostemon cablin Benth.) adalah tanaman semak tropis yang menghasilkan minyak nilam. Minyak nilam memiliki aroma musky yang menenangkan dan menghangatkan.

Tanaman Nilam menjadi primadona baru bagi masyarakat Sulawesi Utara untuk meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga.

Harga Minyak Nilam yang sempat menembus angka 2 juta lebih rupiah per kilogram membuat masyarakat Sulawesi Utara terus memperluas area lahan untuk ditanami Nilam.

Merasa, harga yang sangat memihak ke masyarakat membuat para petani Nilam lebih memilih tanaman Nilam.

Namun, akhir-akhir ini harga minyak nilam terus merosot bahkan sempat menyentuh diangka Rp. 600 ribu per kilogram yang membuat petani sangat mengeluhkan harga tersebut.

Peran pemerintah pun sangat diharapkan oleh petani untuk membantu mereka membantu menstabilkan harga minyak nilam yang diduga justru dipermainkan oleh oknum-oknum demi meraup keuntungan yang besar.

Baca juga:  Tepis Isu, CEP Pastikan Siap Maju Dalam Musda Golkar Sulut

Salah satu petani Nilam di Minahasa Selatan, Tommy Turangan meminta agar Gubernur Sulawesi Utara dapat memperhatikan petani Nilam dan dapat menstabilkan harga jual minyak nilam sehingga memihak kepada petani.

“Petani Nilam sangat berharap Gubernur YSK dapat membantu mereka, dimana pada masa kampanye lalu gubernur YSK sempat mengunjungi tempat pengolahan minyak nilam dan berdiskusi dengan para petani Nilam, dan sekarang diharapkan peran pemerintah provinsi untuk bisa membantu petani Nilam agar harga jual minyak nilam sesuai dengan harapan petani,” kata Turangan.

Karena, dijelaskan Turangan dengan banyaknya masyarakat menanam Nilam disitu juga terserap banyak tenaga kerja yang tentunya menjadi salah satu organ penting dalam peningkatan roda perekonomian masyarakat.

Baca juga:  Hadir Di Magelang, AA-JG Buktikan Perintah Presiden Lebih Penting Dari Instruksi Ketum Parpol

Ditengah banyak perusahaan memberhentikan tenaga kerja, tapi dengan adanya masyarakat yang menanam Nilam membuat banyak pula masyarakat yang mendapat lahan pekerjaan baik itu ketika melakukan penanaman nilam, hingga pada proses penyulingan Nilam untuk mendapatkan minyak nilam.

“Pak Gub tolong kami, agar kiranya dapat memerintahkan instansi terkait atau membentuk semacam satgas untuk membantu petani dalam menstabilkan harga jual minyak nilam di Sulawesi Utara,” harap Turangan mewakili beberapa petani Nilam di Minahasa Selatan. (T2)*

Yuk! baca berita menarik lainnya dari TRANSPARANSI INDONESIA di GOOGLE NEWS dan Saluran WHATSAPP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *